Aktualbersuara.com, Franco Mastantuono mengungkapkan dirinya merasa lebih bebas bermain di Real Madrid di bawah asuhan pelatih baru Alvaro Arbeloa, meskipun ia juga tak melupakan jasa pelatih sebelumnya, Xabi Alonso. Peruntungan pemain muda Argentina ini berubah drastis setelah pergantian pelatih di Santiago Bernabeu.
Mastantuono didatangkan Real Madrid pada awal musim ini dari River Plate dengan nilai transfer 45 juta euro, saat Xabi Alonso masih menjabat sebagai pelatih. Pemain berusia 18 tahun itu awalnya menjadi andalan Alonso. Namun, posisinya mulai terpinggirkan setelah Jude Bellingham pulih dari cedera.
Peruntungan Mastantuono berubah setelah Alonso dipecat dan digantikan oleh Alvaro Arbeloa. Di bawah Arbeloa, Mastantuono kembali mendapatkan kesempatan bermain yang lebih luas. Ia bahkan tampil sebagai starter pada laga terakhir Madrid melawan Villarreal, yang berakhir dengan kemenangan 2-0.
Mastantuono memuji kepercayaan yang diberikan Arbeloa kepadanya. Hal ini membuatnya merasa lebih bebas dalam bermain dan berkembang pesat.
"Alvaro, dan seluruh stafnya, telah menunjukkan banyak kepercayaan kepada saya, yang menurut saya adalah hal terpenting bagi seorang pemain. Mereka telah menunjukkan kepercayaan kepada saya, mereka telah menunjukkannya, dan itu adalah hal yang baik bagi saya. Mungkin itulah alasan mengapa saya bermain dengan sedikit lebih bebas," ujar Mastantuono, dikutip dari Football Espana.
Meski demikian, Mastantuono juga tidak melupakan peran Xabi Alonso. Ia tetap berterima kasih kepada mantan pelatihnya yang telah membawanya ke Real Madrid.
"Saya sangat berterima kasih kepada staf pelatih ini, dan kepada Xabi, dan stafnya juga. Mereka menunjukkan kepercayaan kepada saya dengan membawa saya ke sini. Tapi saya pikir Alvaro adalah manajer hebat, yang banyak membantu kami, dan saya pikir itu akan membantu kami mencapai tujuan yang ada," jelasnya.