Drainase Proyek Tersum...

Drainase Proyek Tersumbat, Tamansari Bogor Dilanda Banjir dan Batu Berserakan

Ukuran Teks:

AktualBersuara.com, Hujan deras menyebabkan material proyek pembangunan gedung menyumbat drainase di Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026) sore. Akibatnya, air dan bebatuan meluap hingga memenuhi Jalan Raya Ciapus serta berdampak pada dua unit rumah warga.

Rekaman video yang menunjukkan momen banjir di Jalan Raya Ciapus, Kecamatan Tamansari, telah beredar dan menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak air berwarna cokelat mengalir deras di jalan raya, disertai bebatuan kerikil yang berserakan hingga ke pemukiman warga.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Banjir dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi yang membuat material tanah dan batu dari proyek pembangunan gedung terbawa air hujan.

"Hujan deras dengan intensitas tinggi dan tertutupnya saluran drainase, oleh material tanah dan batu dari material pembangunan gedung yang terbawa air hujan. Sehingga mengakibatkan air meluap ke badan jalan dan pemukiman rumah warga," kata Adam, Selasa (10/3/2026).

Menurut Adam, Jalan Raya Ciapus mengalami banjir lintasan setinggi 30 sentimeter. Selain itu, banjir membawa material batu kerikil dan tanah dari proyek gedung, serta berdampak pada dua unit rumah warga.

"Jalan Raya Ciapus mengalami banjir lewatan (lintasan) 30 centimeter, kemudian membawa material batu dan tanah dari (proyek) pembangunan gedung yang berada di lokasi. Selain itu ada dua unit rumah warga terdampak banjir," imbuhnya.

Berdasarkan analisa sementara di lapangan, banjir disebabkan oleh penyempitan dan tersumbatnya saluran drainase. Hal ini diakibatkan oleh material batu dari pembangunan gedung yang berada dekat dengan titik banjir.

Adam menambahkan, banjir lintasan tersebut kini telah surut tak lama setelah hujan reda. Material tanah dan kerikil yang berserakan di jalan raya juga telah dibersihkan oleh petugas dibantu warga secara bergotong royong.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan