Gubernur Pramono Buka ...

Gubernur Pramono Buka Opsi Perpanjang OMC Hadapi Cuaca Ekstrem Hingga Februari

Ukuran Teks:

AktualBersuara.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka kemungkinan perpanjangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah ini diambil menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung hingga 1 Februari 2026, guna mencegah dampak banjir. Pramono menegaskan Pemprov DKI akan memantau perkembangan cuaca sebelum mengambil keputusan tersebut.

Pramono Anung, saat ditemui di Jakarta Utara pada Selasa (27/1/2026), menjelaskan bahwa perpanjangan OMC sangat dimungkinkan. Menurutnya, hasil BMKG menunjukkan cuaca ekstrem berpotensi berlanjut hingga awal Februari.

"Hasil BMKG memang ada kemungkinan sampai tanggal 1 Februari cuacanya masih perlu dilakukan OMC. Anggarannya sudah dialokasikan, jadi kalau memang masih diperlukan, kami akan lakukan," kata Pramono.

Langkah perpanjangan OMC ini, menurut Pramono, bertujuan untuk mencegah dampak curah hujan tinggi yang dapat menimbulkan banjir. Ia menyebut OMC sebagai bagian dari penanganan jangka pendek dalam pengendalian banjir di ibu kota.

"Yang paling penting jangan sampai curah hujan tinggi ini kembali menimbulkan banjir yang besar. Itu yang kami antisipasi," ujarnya.

Sementara itu, Pramono juga mengungkapkan bahwa fokus OMC tidak hanya di wilayah Jakarta. Pemprov DKI turut melakukan operasi di daerah perbatasan untuk mengurangi potensi banjir kiriman dari wilayah penyangga.

"Kami juga melakukan di wilayah perbatasan, karena curah hujan tinggi juga berpotensi terjadi di Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, dan Bekasi. Kalau hanya Jakarta yang dikerjakan, percuma kalau kiriman airnya besar," jelasnya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan