Video Ngeri Tanah Ambl...

Video Ngeri Tanah Amblas Seret Rumah Warga di Pekalongan Viral

Ukuran Teks:

AktualBersuara.com – Video rumah warga di Sungai Kupang, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang bergerak dan amblas akibat tanah gerak, viral di media sosial. Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Jumat (23/1) siang, menyebabkan kepanikan warga dan kerusakan parah pada rumah milik Yasin (53).

Video viral tersebut memperlihatkan sejumlah warga berkerumun menyaksikan rumah berwarna cokelat yang bergerak ke atas. Suasana heboh menyelimuti lokasi, bahkan ada warga yang terlihat buru-buru mengevakuasi diri bersama anaknya mencari tempat aman.

Dilansir detikJateng, pemilik rumah, Yasin (53), mengatakan peristiwa tanah gerak itu terjadi pada Jumat (23/1) siang. Saat kejadian, pohon bawang setinggi hampir 8 meter dan pohon petai yang berada dekat rumahnya langsung bergerak ke arah sungai.

"Itu yang kemudian viral. Pohon apa kalau sini namanya pohon bawang ya yang mangga tapi yang besar itu kan tadinya di sini, tiba-tiba bergeser sama pohon petai itu, sejauh hampir 10 meter, terus terjatuh ke sungai," kata Yasin. Gerakan pohon disertai teriakan histeris warga kemudian menyebar di media sosial.

Warga yang berada di lokasi saat itu dilanda kepanikan, termasuk Yasin dan istrinya. Keluarga Yasin bahkan segera membawa surat-surat penting dan berlindung ke tempat yang dianggap aman.

"Suasana panik, saya langsung ajak istri dan anak-anak untuk segera keluar dari rumah, bawa surat-surat penting. Barang-barang lain ga terpikir, karena rumah juga amblas," ujar Yasin. Dia menambahkan, pohon-pohon dan tanah di sebelah rumahnya langsung bergeser ke arah bawah dan hanyut, runtuh ke bawah.

Menurut Yasin, saat ini kondisi rumahnya mengalami penurunan hingga 10 cm di ruang tamu. Penurunan tersebut menyebabkan dinding retak dan lantai rumah pecah.

"Bisa dilihat, dinding juga retak. Ini sudah tidak bisa ditempati. Apalagi hujan terus terjadi. Pintu rumah saja, awalnya tidak bisa dibuka karena penurunan ini. Terpaksa dibongkar untuk evakuasi barang-barang," jelasnya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan